You are here
Home > Berita & Tips Toyota > MPV LCGC Toyota Calya, Diproduksi 100 Ribu Unit

MPV LCGC Toyota Calya, Diproduksi 100 Ribu Unit

MPV LCGC Toyota Calya, Diproduksi 100 Ribu Unit

MPV LCGC Toyota Calya, Diproduksi 100 Ribu Unit

MPV LCGC Toyota Calya, Diproduksi 100 Ribu Unit – PT. Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), pada tanggal 2/8 telah resmi memperkenalkan Toyota Calya dan juga Daihatsu Sigra di pabrik Daihatsu, yaitu di Karawang, Jawa Barat. Kedua model ini mulai dijual di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Kedua Low Multi Purpose Vehicle (MPV) ini adalah merupakan model yang termasuk pada segmen LCGC.

Pada beberapa hari terakhir, beredar viral sosok mobil LCGC dengan 7-Seater terbaru dari Toyota. Ada yang memprediksi 5 kandidat dari nama yang akan digunakan. Dan ada pula yang memprediksi dari namanya menggunakan bahasa sanskerta. Tertarik akan informasi yang simpang siur tersebut, CarBay Indonesia pun langsung mengonfirmasinya. Kami mendapatkan informasi langsung dari sumber kami, bahwa dari nama yang akan digunakan yaitu Toyota Calya.

Informasi dari nama ‘Calya’ ini telah dipastikan, soalnya emblem Calya telah dicetak seta dipasangkan pada mobil tersebut. Jadwal dari peluncuran yang disebutkan akan dilakukan pada bulan Agustus 2016. Belum lagi untuk proses Tanda Pendaftaran pada Tipe kendaraan ini juga membutuhkan nama mobil tersebut untuk perizinan. Tepatnya, yaitu komponen identifikasi dari kendaraan pada formulir untuk pendaftaran dari tipe kendaraan bermotor di Kementrian Perindustrian. Di situ disebut secara lengkap dari spesifikasi mobil dimulai dari nama, tipe, varian hingga sampai emisinya harus disertakan.

Apabila ingin diluncurkan pada bulan Agustus, maka namanya harus rampung sejak pendaftaran. Hal ini tentu semakin menguatkan informasi dari narasumber kami terkait dari nama Calya tersebut. Dari daftar TPT Kemenperin juga telah disebutkan dari angka jumlah produksi pada mobil terbaru hasil perwujudan mobil konsep Daihatsu UFC3. 4 varian yang telah didaftarkan lewat Daihatsu dengan berjumlah 34.778 unit. Sedangkan pada Toyota berjumlah 65.189 unit. Jumlah produksi ini adalah merupakan jumlah yang akan diproduksi dalam kurun waktu satu tahun apabila merujuk pada regulasi pendaftaran tipe di Kemenperin. Berdasar dari data tersebut juga dari jumlah produksi yang telah diajukan, belum ada satupun yang direalisasikan. Yang artinya, proses dari produksi masal untuk sekitar 100.000 unit tersebut belum dimulai.

Data yang kami dapatkan juga menyebut dari besaran mesin serta jenis transmisi yang akan digunakan. Ada mesin 1.2 liter dengan transmisi manual serta otomatis. Mesin 1.2 liter ini nampaknya jelas akan menggunakan dari peranti yang telah digunakan pada Etios. Narasumber lain kami juga menyebutkan bahwa mesin 1.2 liter Etios itu telah dikembangkan lagi dan diberikan pengatur pada katup variabel ganda (Dual VVT-i). Mesin 3NR-FE, yang digunakan oleh Toyota Etios, apabila menggunakan Dual-VVTi akan besar kemungkinan memiliki output tenaga hingga mencapai 86 PS dengan torsi 108 Nm seperti mesin 3NR-FE yang digunakan pada Toyota Yaris untuk pasar domestik di Thailand.

Sedangkan pada transmisinya, dapat dipastikan girboks manualnya akan menggunakan 5-percepatan. Sedangkan untuk otomatis, menggunakan 4-percepatan. Pasalnya pada level harga ini, kedua dari transmisi itu paling realistis secara ekonomi. Narasumber kami juga sempat menyebut dari harga Toyota Calya maksimum ini berkisar antara RP 150 jutaan. Meski harga dasar yang dipatok pemerintah lewat Peraturan Menteri Perindustrian yang mengharuskan harga maksimumnya RP 95 juta, namun disebut juga bahwa harga tersebut dapat disesuaikan apabila ada penambahan dari fitur keselamatan, ataupun transmisi otomatis. Tidak hanya itu, harganya juga dapat berubah sesuai kondisi ekonomi saat itu.

Kehadiran dari Toyota Calya, serta kembarannya dari Daihatsu tentu akan membuat panas pada segmen LCGC 7-Seater yang sebelumnya hanya dijalani oleh Datsun GO+ Panca.

Dealer Toyota Bandung

Leave a Reply

Top